NUBEKASI.COM | CIKARANG UTARA – Dalam situasi Covid 19 dn munculnya varian baru, Omicron, ditambah lagi kini kondisi masyarakat yang sedang mengalami kelangkaan minyak goreng, melambung tingginya harga kacang kedelai sehingga berakibat kelangkaan tempe dan tahu yang menjadi konsumsi luas bagi masyarakat, menggugah kepedulian pihak PT Witan Presisi Indonesia untuk sedikit meringankan beban masyarakat.

Dalam acara launching Plan Gedung Baru PT Witan Presisi Indonesia yang beralamat di Jl. Jababeka XIB Blok K, No 8H. Jababeka 1, Desa Harjamekar, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Direktur Utama Perusahaan, Heri Wijayanto didampingi istri membagikan bantuan minyak goreng kepada warga sekitar. Jumat (25/02) 2022).

Mengingat situasi Covid 19, bantuan tersebut dibagikan secara simbolis kepada beberapa warga yang didampingi oleh Kepala Desa Harjamekar, Wijayanto dan disaksikan Kapolsek Cikarang Utara, Mustahil beserta para tamu undangan lainnya.

Perlu diketahui, bahwa PT Witan Presisi Indonesia ini adalah  produksi yang bergerak dibidang otomotif.

Dalam sambutannya, Direktur Utama Perusahaan, Heri Wijayanto yang juga sebagai penasehat LTN-NU Kabupaten Bekasi ia menyampaikan bahwa perusahaan ini hadir dengan filosofi pohon kalpataru yang bertujuan agar bisa mensejahterakan orang banyak.

“Kami hadir dan bertekad ingin supaya bisa bermanfaat untuk orang banyak. Bisa mensejahterakan karyawan, kolega dan masyarakat dilingkungan  sekitar,” ujarnya.

Selain pemberian bantuan minyak goreng, sebelumnya PT Witan Presisi Indonesia sebelum waktu solat Jumat, juga telah meresmikan bangunan masjid yang kegunaannya untuk para karyawan dan lingkungan masyarakat sekitar, sekaligus dilakukan pelaksanaan solat Jumat perdana yang bertindak sebagai khotib, Ustadz Taufik Suprapto pimpinan Pesantren Daarut Taufiq, Cikarang Timur.

Perusahaan ini juga sudah membiasakan secara rutin mengadakan pengajian bersama dengan para karyawan tiap satu bulan sekali untuk menopang nilai-nilai kerohanian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here