NUBEKASI.COM | TAMBUN SELATAN – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bekasi, KH. Drs. Komarudin, MM., sangat mengutuk keras atas tindakan terorisme pengeboman yang terjadi di Makasar pada Minggu (28/03/2021).


Melalui lembaga LTN-NU bidang informasi komunikasi dan publikasi, Kyai Komar, sapaan akrabnya, ia menyampaikan bahwa NU Kabupaten Bekasi menyatakan sikap sangat mengutuk kejadian tersebut.


“Kami pengurus PCNU Kabupaten Bekasi mengutuk keras pelaku bom bunuh diri yang terjadi di Makasar. Suku, etnis dan agama apapun tidak mentolelir pemboman yang dilakukan dengan bunuh diri. Itu jelas jelas mati konyol,” ujar Kyai Komar diruang kantornya, Jl. KH. Mas’ud No.164, Tridaya Sakti, Kec. Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat. Senin (29/03/2021).


Ia melanjutkan, “ini bukan jihad. Dan sangat keliru yang mengatakan jihad. Kami pengurus PCNU Kabupaten Bekasi, percaya betul dengan kinerja aparat kepolisan. Insya Allah akan terungkap siapa dalangnya di balik ini semua, dan kami berharap dapat di ungkap sampai ke akar-akarnya,” tegasnya.


Terkait kejadian bom di Makassar, sebagaimana dilansir dari kompas.com, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengungkapkan, bahwa pelaku bom bunuh diri di halaman Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021), adalah merupakan pasangan suami istri. Keduanya diketahui baru saja menikah beberapa waktu lalu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here