Kyai Solahuddin Alhadi, selaku Carataker yang dimandatkan oleh PBNU

NUBEKASI.COM | CIKARANG UTARA – Tim Carataker Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bekasi atas mandat dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar musyawarah para ulama se-Kabupaten Bekasi dalam rangka menemukan mufakat sekaligus verifikasi surat keputusan majlis wilayah cabang (SK MWC) untuk para pengurus NU tingkat Kecamatan.

Acara ini di laksanakan di lingkungan Pondok Pesantren Halqoh El Istighotsah pimpinan KH. Atin Hayatin Kauni, Kampung Walahir, Desa Karangraharja, Kecamatan Cikarang Utara, dihadiri oleh para ketua dan pengurus MWC 22 kecamatan. Hanya satu yang tidak hadir, yaitu Kecamatan Setu. Seluruh jajaran pengurus Ansor dan Banser pimpinan Atep juga turut hadir. Sabtu (06/06/2020) malam.

Kyai Solahuddin Alhadi selaku tim Carataker PCNU Kabupaten Bekasi yang mendapat mandat dari ketua PBNU, KH. Abdul Manan Ghani, dirinya mengatakan, “dalam acara musyawarah malam ini menghasilkan masukan – masukan dari para Kyai baik dari tingkat Kabupaten maupun Kecamatan untuk melaksanakan Konfrensi Cabang (Konvercab) secara ulang untuk memilih Raisy Syuriah dan Ketua Tanfidziyah paling lambat 31 Juli 2020 secara aman, tertib dan baik. Sehingga hasilnya juga baik,” terangnya.

Masih di lingkungan Ponpes Halqoh namun di tempat berbeda, Ketua Badan Otonom (Banom) Ansor dan Banser, Ketua Atet mengatakan bahwa atas nama anak NU yaitu Badan Otonom, ia berharap agar proses Konvercab nanti agar tidak keluar dari aturan ADRT dan PO yang memang sudah di buat oleh instrumen PBNU.

“Kalaupun belum beres – beres lagi, anak – anak mesti harus siap mandiri kembali. Mandiri tanpa pengakuan orang tua,” ujar Atet di iringi candaan tertawa ringan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here